Risiko Keamanan Cyber Dari Perangkat Lunak Yang Tidak Asli

Pembajakan Perangkat Lunak Adalah masalah global yang meluas. Penjahat dunia memanfaatkan perangkat lunak (software) yang ilegal (tidak asli) untuk menyebarkan malware (malicius software), dan para pengguna komputer akan mengungkap pribadi mereka dengan beberapa resiko keamanan.

“Sebuah hasil studi Microsoft dengan Universitas Nasional Singapura (NUS) di 8 pasar Asia Pasifik memberi tahu kami banyak informasi.”

Sumber – Sumber Software Bajakan Dan Risikonya :

1.Laptop Dan PC Dengan Software Bajakan

Menurut sumber komunikasi 92% komputer baru maupun yang belum terpakai dengan software bajakan terinstal telah terinfeksi. Berikut bahaya komputer dan PC yang memakai software bajakan :

a. Sarang Malware  = Adanya potensi pencurian informasi atau data pribadi yang dimiliki oleh pengguna laptop dan PC.

b. Mempengaruhi Kinerja Laptop Dan PC  = Dapat mempengaruhi kinerja dan fungsi Laptop dan PC, baik dikantor maupun dirumah.

c. Tidak Memiliki Fitur Pembaharuan  = Jadi dapat terinfeksi virus karena tidak dilindungi anti virus karena tidak memiliki fitur keamanan Laptop dan PC dari virus.

d. Memiliki Potensi Kehilangan Data  = Karena tidak memiliki fitur keamanan maka data bida saja berpotensi rusak bahkan hilang.

2. DVD Dan CD Dengan Software Bajakan

Menurut sumber 61% DVD dan CD bajakan mengandung malware (malicius software). Disc yang terinfeksi rata-rata memiliki 5 malware (malicius software) dan beberapa DVD bisa berisi sebanyak 38 jenis malware (malicius software) yang berbeda. Berikut ciri-ciri DVD dan CD software bajakan :

a. Dijual Dengan Harga Yang Murah  = DVD dan CD bajakan akan dijual belikan dengan mudah dan gampang, dengan harga yang relatif murah juga, supaya banyak peminatnya tanpa tahu bahayanya.

b. Dibundel Dan Dikumpulkan Dengan Nama Pengembang Tidak Sama  = Nama pengembang tidak sama karena diambil dengan cara tidak resmi. Jadi setiap kumpulan terdiri dari beberapa nama pengembang.

c. Ada Serial Number Atau Crack  = Untuk membuka software bajakan biasanya dilengkapi SN (serial number) atau crack karena bila tidak ada, maka proteksi software tidak dapat dibuka.

d.  Tidak Disertai Dongle  = Karena DVD dan CD bajakan maka tidak ada Dongle untuk melindungi hak cipta atau lisensi pada software.

3. Download Software Bajakan

Banyak kalangan pengguna Laptop Dan PC mendownload software bajakan. Dikarenakan software bajakan sangat mudah didapat dan banyak beredar. Tetapi sebenarnya tanpa disadari dari kemudahan itu kita banyak mendapatkan kesulitan. Inilah kesulitan yang akan kita jumpai jika download software bajakan :

a. Akan Membuka Popup Iklan Yang Mencurigakan  = Dari 100% situs web yang menyediakan software bajakan dan telah memalui tahap uji coba. Maka akan menuju pada pembukaan Popup iklan yang mencurigakan.

b. Dapat Menonaktifkan Anti Malware  = 24% program malicius dapat menonaktifkan anti malware. Sehingga software yang dipakai memiliki bahaya dalam menjaga data dan kehilangan data karena tidak adanya anti malware (malicius software).

c. Adanya Kesulitan Saat melakukan Proses Instalasi  = Saat menyelesaikan instalasi 31% software bajakan menyarankan untuk mendownload aplikasi-aplikasi mencurigakan lainnya. Yang tidak ada kaitannya dengan proses instalasi software tersebut.

d. Permintaan Pengubahan Peraturan  = Pada saat proses instalasi 18% para pengguna diminta untuk mengubah pengaturan ulang browser yang dipakai, dan saat pengubahan pengaturan akan diarahkan pada situs-situs yang mencurigakan.

 

Jadi inilah risiko-risiko yang dapat ditimbulkan jika kita menggunakan perangkat lunak yang tidak asli (ilegal), Sangat berbahaya dan merugikan sekali. Jadi untuk meminimalisir risiko diatas sepatutnya kita menerapkan cara-cara diatas, supaya kita terhindar dari bahaya-bahaya tersebut. oke semoga bermanfaat…..!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *